hatiku menangis dan jiwaku bersedih, batinku terluka ragaku berduka;//
buruk rupa sang langit muram; kutantang turunkan deras hujan// mengibas kulit-kulit mengoyak-ngoyak pakaian
dua sinar, dan satu kegelepan ; menari-nari dan ia membujukku ;
aku terpikat lupa aku penat melekat//
hilang sudah dan semua berlalu ;
aku jatuh di antara bukit-bukit terjal terganjal karang//
juar jaur karu karuan; menapak jejak langit tak berbekas aku tak lekas //
telah hilang sebuah cahaya /biar ia tenang dengan kedamaiannya aku senang
Posted at 10:55 am by
penyair_kesepian